#MajuSatuTuju

Karak – Sebuah gereja Ortodoks Yunani di Desa Hammoud, wilayah Karak, Yordania Selatan, dilaporkan menjadi sasaran serangan bersenjata pada Jumat (23/10/2026). Insiden tersebut menewaskan 9 Orang dan menyebabkan 25 lainnya terluka.
Berdasarkan kronologi kejadian, sejumlah pria bersenjata tiba menggunakan kendaraan dan menerobos area gereja. Setelah turun dari kendaraan, mereka membabi-buta melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang berada di lokasi.
Rekaman kamera pengawas yang ditayangkan oleh stasiun televisi Al-Mamlaka memperlihatkan tiga orang bersenjata memasuki area gereja. Dua diantaranya membawa pistol, sementara satu orang lainnya membawa senapan panjang.
Menurut keterangan saksi, saat kejadian berlangsung, sekitar 150 sampai 200 orang berada di dalam dan sekitar gereja untuk mengikuti prosesi pemakaman.
Insiden tersebut menuai kecaman dan menjadi perhatian serius pemerintah Yordania. Perdana Menteri Jafar Hasan menegaskan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut akan diproses secara hukum dan dibawa ke pengadilan.
Raja Abdullah II juga menyatakan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku.
“The terrorist attack against Karak will be met with the harshest retaliation” kata Raja Abdullah II dalam sebuah unggahan di akun X.
Hingga kini, pemerintah Yordania terus memantau perkembangan kasus tersebut, sementara aparat keamanan melanjutkan pengejaran dan penyelidikan untuk mengungkap identitas, motif, serta pihak-pihak yang terlibat dalam serangan.
Kontributor: Muhammad Jihadul Azzam
Editor: Muhammad Jihadul Azzam

Akun Resmi HPMI Yordania, dikelola oleh Kementerian Komunikasi & Informasi
